DinastiNews.com | Aceh Tengah ,Tanah longsor kembali terjadi dan menutup badan Jalan Kebayakan–Bintang, tepatnya di kawasan Dusun Lelabu, Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Peristiwa tersebut mengakibatkan arus lalu lintas untuk sementara waktu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kamis (19/02/26)
Menindaklanjuti kejadian itu, anggota Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah, Serma Suwardi, segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus melaporkan ke komando atas dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Di lapangan, serta tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali.
Material longsor berupa tanah, batu, dan lumpur menutup seluruh badan jalan sehingga akses utama masyarakat di jalur tersebut terputus total ada tiga titik longsor. Petugas gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan BNPB langsung melakukan upaya pembersihan secara bertahap dengan alat berat Excavator.
Dalam upaya mempercepat proses normalisasi, pengerahan alat berat juga dilakukan untuk menyingkirkan timbunan material longsor. Langkah ini difokuskan agar akses jalan dapat segera dibuka kembali dan aktivitas masyarakat tidak terlalu lama terganggu.
Meski demikian, petugas tetap mengutamakan faktor keselamatan mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, terutama apabila hujan turun dengan intensitas tinggi. Personel gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan proses pembersihan berjalan aman dan lancar, sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area terdampak.
Diharapkan melalui sinergi dan kerja sama seluruh pihak, akses Jalan Kebayakan–Bintang dapat segera kembali normal sehingga mobilitas dan kegiatan masyarakat dapat pulih seperti sediakala.
(Surianto)












