RajaBackLink.com
Berita  

Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Bagikan Daging Meugang dan Bansos Kapolri di Pengungsian Jamur Ujung

Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Bagikan Daging Meugang dan Bansos Kapolri di Pengungsian Jamur Ujung

DinastiNews.com | Bener Meriah , Menyambut bulan suci Ramadan, Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 menyalurkan daging Meugang kepada warga terdampak banjir dan longsor di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (18/2/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial dari Kapolri bagi masyarakat yang tengah berada di pengungsian.

Tradisi Meugang yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh dimaknai sebagai momen berbagi kebahagiaan menjelang Ramadan. Di tengah kondisi bencana, pembagian daging Meugang diharapkan dapat membantu kebutuhan pangan warga sekaligus menghadirkan sedikit kebahagiaan di tengah ujian.

Selain menyalurkan daging dan bantuan sosial, para mahasiswa juga mengisi kegiatan dengan trauma healing bagi anak-anak di pengungsian. Melalui permainan, interaksi hangat, dan motivasi, anak-anak diajak kembali ceria serta melupakan sejenak pengalaman traumatis akibat bencana.

Bantuan sosial tersebut diserahkan melalui Pakor Polres Bener Meriah Kombes Pol Bambang Wirawan. Ia menyampaikan bahwa bantuan dari Kapolri merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci.

“Tolong diserahkan, bantuan ini dari Bapak Kapolri untuk masyarakat Aceh. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri, dan Polri selalu bersama masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Bener Meriah, Aris Cai Dwi Susanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kepedulian ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga, terlebih menjelang Ramadan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan perhatian dan kebersamaan di tengah masa sulit,” ujarnya.

Masyarakat yang mengungsi di Jamur Ujung, mengapresiasi aksi kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat Bener Meriah jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Bantuan kemudian diserahkan secara simbolis kepada aparatur desa untuk didistribusikan secara merata kepada seluruh warga terdampak di lokasi pengungsian.i

(Surianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *