DinastiNews.com | Bener Meriah , Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 bersama Polres Bener Meriah berbagi tawa dan kepedulian melalui kegiatan trauma healing serta bakti kesehatan di lokasi pengungsian Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (11/2/2026).
Kehadiran mahasiswa STIK-PTIK bersama personel Polres Bener Meriah disambut antusias oleh anak-anak pengungsi. Berbagai kegiatan edukatif dan hiburan digelar untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak pascabencana.
Dalam kegiatan trauma healing tersebut, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti kuis interaktif, permainan kelompok, serta memberikan alat tulis dan makanan ringan guna menghadirkan suasana ceria di tengah keterbatasan pengungsian.
Tak hanya berfokus pada anak-anak, mahasiswa STIK-PTIK bersama personel Polres Bener Meriah juga melaksanakan bakti kesehatan bagi warga pengungsi. Layanan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau pascabencana.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Wih Pesam Iptu Zahrul, menyampaikan bahwa Desa Jamur Ujung merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
“Desa Jamur Ujung ini merupakan salah satu desa dengan dampak terparah. Sebanyak 12 kepala keluarga terpaksa mengungsi, dan pada awal kejadian akses jalan menuju desa sempat terputus,” ujarnya.
Bakti kesehatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, serta asam urat. Warga pengungsi juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan kesehatan yang dialami, kemudian ditindaklanjuti dengan pemberian obat sesuai kebutuhan oleh petugas kesehatan.
(Surianto)














