DinastiNews.com | Aceh Tengah , Polres Aceh Tengah bersama jajaran Polsek, personel BKO Brimob Polda Aceh, aparatur kampung, dan masyarakat melaksanakan gotong royong dan kurve kebersihan secara serentak di 13 titik fasilitas umum, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan serta pemulihan sarana publik dan tempat ibadah pascabencana.
Aksi gotong royong digelar di sejumlah kecamatan, yakni Kebayakan, Silih Nara (2 titik), Rusip Antara, Celala, Ketol, Kute Panang, Lut Tawar, Jagong Jeget, Bintang, Linge, Pegasing, dan Bebesen. Sasaran pembersihan meliputi masjid, balai pengajian, gedung serbaguna, polindes, fasilitas sanitasi, kantor pelayanan publik, ruas jalan, terminal, hingga lapangan olahraga warga.
Selain membersihkan lingkungan, personel bersama masyarakat juga melakukan pengecatan Masjid di Desa Berawang Gading, Kecamatan Celala, serta pengangkatan sisa material lumpur akibat banjir dan longsor di sejumlah lokasi terdampak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus dukungan terhadap Program Presiden RI Prabowo melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah). Gotong royong tersebut juga menjadi langkah persiapan menyambut bulan suci Ramadan agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. mengatakan, gotong royong serentak tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas publik di wilayahnya.
“Melalui gotong royong serentak ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan masyarakat, mempercepat pemulihan fasilitas umum, serta mendukung program ASRI agar lingkungan tetap bersih, sehat, rapi, dan indah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang turut terlibat langsung dalam proses pembersihan.
(Surianto)














