RajaBackLink.com
Berita  

Polsek Timang Gajah Gelar Kegiatan PolsNak Bersama TK Negeri Datu Beru, Tanamkan Keberanian dan Tanggap Bencana Sejak Dini

Polsek Timang Gajah Gelar Kegiatan PolsNak Bersama TK Negeri Datu Beru, Tanamkan Keberanian dan Tanggap Bencana Sejak Dini

DinastiNews.com | Bener meriah , Polsek Timang Gajah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan PolsNak (Polisi Sahabat Anak) bersama TK Negeri Datu Beru. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, di Mapolsek Timang Gajah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Timang Gajah, Aipda Purnawan, bersama personel Polsek Timang Gajah, dengan mengusung tema “Pengembangan Anak dalam Konflik Bencana Alam”.

Tujuannya untuk menanamkan keberanian, kemandirian, serta pemahaman dasar tentang kesiapsiagaan bencana kepada anak-anak sejak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Timang Gajah, Kepala Sekolah TK Negeri Datu Beru Siti Hadijah, S.Pd.I, Kanit Binmas Aipda Purnawan, personel Polsek Timang Gajah, para dewan guru, serta seluruh siswa TK Negeri Datu Beru.

Suasana kegiatan berlangsung ceria dan penuh keakraban. Personel Polsek mengawali kegiatan dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, anak-anak diajak untuk berani tampil ke depan memperkenalkan diri, guna melatih rasa percaya diri mereka sejak dini.

Selain itu, para siswa juga dikenalkan dengan tugas-tugas kepolisian secara sederhana dan menyenangkan, sehingga mereka memahami peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tidak hanya itu, anak-anak juga diberikan edukasi tentang tanggap bencana, termasuk bagaimana bersikap tenang dan berani ketika menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

Kanit Binmas Polsek Timang Gajah, Aipda Purnawan, menyampaikan bahwa kegiatan Polsanak ini menjadi sarana membangun karakter anak agar lebih berani, mandiri, serta memiliki kesiapsiagaan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa percaya diri, keberanian, dan pemahaman dasar tentang keselamatan serta bencana, sehingga anak-anak tidak mudah panik dan tahu bagaimana bersikap,” ujarnya.

(Surianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *