Keluarga Besar Polres Sarolangun memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Asmaul Husna-99, Mapolres Sarolangun, Kamis (29/1/2026). Peringatan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen Polri untuk hadir lebih humanis dan peduli terhadap masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. mengusung tema Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.’ Tema ini menegaskan bahwa nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Ketua Panitia Isra Mi’raj, Kabag SDM Polres Simalungun AKP Sarehat.SH, menyampaikan peringatan ini tidak sekadar seremonial keagamaan, melainkan pengingat moral bagi seluruh personel Polri.
“Peringatan Isra Mi’raj tahun ini kami maknai sebagai ajakan untuk meningkatkan keimanan sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri seluruh jajaran Polres, Bhayangkari, serta kaum dhuafa,” ujar AKP Sarehat.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1 yang dibacakan qori, dilanjutkan saritilawah. Suasana Masjid Asmaul Husna-99 tampak khidmat, dipenuhi personel dan keluarga besar Polres Sarolangun yang larut dalam nuansa spiritual.
Kapolres Sarolangun menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual sebagai landasan menjalankan tugas kepolisian. Ia menegaskan tema peringatan Isra Mi’raj tahun ini merupakan instruksi moral bagi seluruh personel.
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan melalui perintah shalat lima waktu. Nilai ini harus kita transformasikan dalam tugas kepolisian, yakni disiplin dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kapolres.
AKBP Wendi Oktariansyah, juga menekankan tiga poin utama kepada seluruh personel. Pertama, memperteguh iman sebagai fondasi menghadapi kompleksitas tantangan tugas.
Kedua, lanjutnya, mengedepankan aksi kemanusiaan dengan meningkatkan kepekaan terhadap kesulitan warga. Ketiga, mengimplementasikan kepedulian sosial agar kehadiran Polri benar-benar membawa rasa aman dan damai di tengah masyarakat Sarolangun.
“Saya berharap peringatan ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi mampu membentuk karakter personel Polri yang humanis, berintegritas, dan dicintai masyarakat,” ucap AKBP Wendi.
Puncak kegiatan diisi tausiyah oleh Ustadz Hudri. Mpd yang mengulas makna mendalam Isra Mi’raj dan relevansinya dengan kehidupan modern, khususnya bagi personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian.
Acara yang turut dihadiri Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, para pejabat utama Polres, serta Bhayangkari Sarolangun ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama, menandai komitmen Polres Sarolangun untuk terus mengedepankan nilai keimanan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial.














