BANGKO, 27 Januari 2026 – Wakil Bupati Merangin, Khafid Moein, secara resmi membuka perhelatan akbar Al-Munawwaroh Fest 2026 yang bertempat di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Munawwaroh, Bangko, pada Selasa (27/1). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi (Milad) Ponpes Al-Munawwaroh yang ke-25.
Mengusung tema “GEMILANG” (Generasi Muda Cemerlang), festival ini bertujuan untuk mengasah potensi santri sekaligus mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan dan masyarakat di Kabupaten Merangin.
Prosesi Pembukaan yang Meriah Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Khafid Moein, didampingi oleh unsur Forkopimda, jajaran pengurus Ponpes Al-Munawwaroh, serta pejabat di lingkungan Pemkab Merangin, di antaranya:
Kadis Arsipus, Isnaini
Asisten 1 Setda Merangin, Sukoso
Kabag Kesra, Agus Salim
Camat Nalo Tantan, Anggi Yuwana
Sesaat setelah gong bergema, suasana semakin semarak dengan penampilan memukau dari marching band santri serta berbagai pertunjukan seni islami yang dibawakan langsung oleh para santri dan santriwati Ponpes Al-Munawwaroh.
Pesan Wakil Bupati, Dalam sambutannya, Wakil Bupati Merangin mengapresiasi peran aktif Ponpes Al-Munawwaroh dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.
“Di usia yang ke-25 tahun ini, Ponpes Al-Munawwaroh telah membuktikan eksistensinya dalam membangun sumber daya manusia di Merangin. Melalui Al-Munawwaroh Fest, kita berharap lahir generasi ‘Gemilang’—generasi muda yang cemerlang, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Khafid Moein.
Rangkaian Kegiatan Al-Munawwaroh Fest 2026 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan rangkaian agenda yang melibatkan kompetisi seni, olahraga, dan perlombaan keagamaan. Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka kepada khalayak luas.
Tentang Ponpes Al-Munawwaroh: Pondok Pesantren Al-Munawwaroh merupakan lembaga pendidikan Islam terkemuka di Bangko, Merangin, yang berfokus pada integrasi ilmu agama dan pengetahuan umum guna membentuk generasi yang berintegritas.














