DinastiNews.Com|Lebak, Banten – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 840/Golok Sakti di Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten pada Rabu, 21 Januari 2026.
Dalam arahannya, Wakasad menekankan pentingnya pembentukan karakter prajurit melalui tiga pilar utama keprajuritan, yakni olah pikir, olah yudha, dan olah rasa, sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Olah pikir adalah dasar pembentukan prajurit, yang dimulai dari pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta membangun kedisiplinan sejak hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari di satuan,” ujar Wakasad.
Wakasad juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang dibangun melalui keteladanan, terutama di satuan yang mayoritas prajuritnya memiliki usia dan angkatan yang relatif sama.
Dalam konteks olah yudha, Wakasad menekankan bahwa semangat dan motivasi merupakan modal utama prajurit dan tidak boleh menurun seiring waktu maupun kenaikan pangkat.
“Satu sakit, semua ikut sakit. Satu menderita, semua ikut merasakan. Itulah solidaritas prajurit,” tegas Wakasad.
Pengarahan tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi prajurit Yonif TP 840/Golok Sakti dalam membentuk prajurit yang profesional, berkarakter, berjiwa korsa, serta siap mengemban tugas pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Addin).














