DinastiNees.Com|Lebak, Banten -Kekecewaan ini di sampaikan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) King Naga Terkait Warga Hunian Sementara (Huntara) Cigobang, Kecamatan Banjar Sari, Lebak, sampai saat ini masih terus menderita tinggal di huntara yang tidak layak huni. Mereka merasa telah diabaikan oleh pemerintah setempat, meskipun telah berulang kali dijanjikan pembangunan rumah yang layak.
“Janji manis pemerintah tidak pernah ditepati. Kami hanya ingin hidup yang layak, bukan hidup di bawah tenda biru darurat,” ujar King Naga.
Permasalahan ini telah menjadi sorotan serius aktivis Lebak, yang menuding pemerintah telah mengabaikan tanggung jawabnya. “Mereka hanya memikirkan kepentingan pribadi dan golongan, bukan kepentingan masyarakat,” jelas King Naga.
Beberapa elemen masyarakat, termasuk LSM, ORMAS, dan mahasiswa, telah bergabung dalam gerakan untuk membantu warga Huntara Cigobang Korban Bencana Alam tahun 2020. Mereka telah membuka posko donasi di depan pendopo kantor Pemda Lebak.
Gerakan Cantik yang di gagas dan di inisiasi GMBI Peduli Distrik Lebak, FORWATU Banten dan Aliansi Mahasiswa Lebak Gedong serta keikut sertaan dari Ormas RGPI, Ormas Badak Banten, Ormas Badak Banten Perjuangan, Matlahul Anwar Care dan Feradi WPI untuk mendongkrak Pemkab Lebak, yang selama 6 tahun ini tidur lelap dan malah menikmati indahnya alun alun Rangkasbitung yang diperbaharui dengan menelan anggaran 4,9 Miliyar.
Menurut King Naga “Ini adalah contoh dari ‘No viral no justice’. Pemerintah hanya bertindak jika sudah viral di media sosial, tidak peka terhadap keadaan masyarakat yang membutuhkan kehadiran pemerintah dalam pelayanan prima sesuai dengan kewajibanya.
King Naga juga menyampaikan bahwa gerakan Open Donasi yang digagasnya adalah secara resmi dengan surat pemberitahuan ke Polres Lebak dan ditembuskan ke Pemkab Lebak, dan Setelah ada tekanan dari gerakan ini akhirnya membuahkan hasil, pada tanggal 19 Januari 2026 tepatnya di hari ke 6, Pemkab Lebak melakukan percepatan pematangan lahan dengan menggelontorkan angaran BTT sebesar 2,5 Miliyar
GMBI juga perduli tanpa anggaran melakukan perbuatan nyata membantu warga msyarakat
Pemerintah diharapkan dapat segera bertindak untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memberikan kehidupan yang layak bagi warga Huntara Cigobang”Pungkas King Naga.
(Addin).














