DinastiNews.com | Aceh Tengah , Peninjauan ini menjadi langkah konkret TNI AD dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Putusnya jembatan penghubung desa Terang engon dengan desa mulia jadi akibat banjir bandang, melumpuhkan mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, maupun kebutuhan sehari-hari.
Di lokasi, Letkol Inf Raden Herman Sasmita menegaskan Kegiatan peninjauan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan dalam tanggap bencana yang terjadi pada akhir tahun 2025, yang menyebabkan beberapa rumah rusak berat, jalan dan jembatan penghubung antar desa terputus.
Dimana pembangunan jembatan darurat ini merupakan bagian dari upaya penanganan infrastruktur pascabencana, khususnya untuk membuka kembali akses transportasi masyarakat yang menghubungkan desa Terang engon dengan desa mulia jadi.
Semoga kehadiran jembatan darurat ini benar-benar membantu masyarakat, memperlancar akses, serta menjamin keselamatan pengguna jalan, TNI Bersama pemerintah dan instansi terkait terus berupaya mempercepat pemulihan agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali berjalan normal”Katanya”.
Reje (Kepala Desa) Terang Engon Efendi Mengatakan kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam pembangunan jembatan ini sangat memberikan semangat dan rasa aman. Ia menilai apa yang dilakukan TNI bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menunjukkan kedekatan emosional dengan masyarakat” Ungkapnya”.
Editor : Surianto














