BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin kembali merealisasikan program unggulan perlengkapan sekolah gratis.
Setelah menyisir wilayah Sungai Manau dan Tabir, Bupati Merangin, M. Syukur, menyalurkan bantuan tersebut secara simbolis di SDN 189 Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Sabtu (14/2).
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Misrinaldi, Kepala BPKAD Mashuri, dan Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin. Hadir pula dua anggota DPRD Merangin Dapil III, Helmi (Nasdem) dan Nanta (Demokrat), yang turut mengawal program ini.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Misrinaldi, merincikan bahwa sebanyak 329 siswa di wilayah Pamenang menerima manfaat dari program ini.
“Untuk wilayah Pamenang, siswa SD yang mendapatkan bantuan berjumlah 209 orang dan SMP 120 orang. Semua perlengkapan sudah disalurkan, dan hari ini kita melakukan peluncuran secara simbolis,” lapor Misrinaldi.
Ia menuturkan, program ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati untuk menjamin keberlangsungan studi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan yatim piatu. “Ini adalah bentuk jaminan pemerintah daerah untuk mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Merangin,” tambahnya.
Bupati Merangin, M. Syukur, dalam sambutannya menekankan agar bantuan ini tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.
Ia mengakui adanya aspirasi masyarakat terkait pemerataan bantuan dan meminta sekolah selektif dalam memprioritaskan siswa.
Bupati M. Syukur juga menyinggung soal profesionalisme guru dan kepala sekolah. Ia mengingatkan agar suasana belajar di sekolah tidak terkontaminasi oleh masalah personal antar orang dewasa.
“Jangan bawa persoalan pribadi ke dalam sekolah. Jangan sampai karena tidak senang dengan orang tuanya, kemudian anaknya yang dicuekin. Saya tidak mau itu terjadi,” tegas Bupati M. Syukur.
Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala sekolah dan guru. Menurutnya, kompetensi seorang pendidik tidak hanya diukur dari sisi akademik, tetapi juga disiplin dan kepribadian.
“Guru adalah teladan, mereka harus menjadi sosok yang paling bersih dan baik,” imbuhnya.
Program ini disambut baik oleh para pelajar. Usna, siswi kelas 6 SDN 149 Pinang Merah, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang ia terima.
“Terima kasih banyak atas bantuan seragam sekolahnya. Baju kami sudah baru, kami tidak malu lagi dan jadi tambah semangat belajar,” ujar Usna singkat. (Kominfo)














