RajaBackLink.com
Berita  

Satgas Penanggulangan Bencana Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat

Satgas Penanggulangan Bencana Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat

DinastiNews.com | Aceh Tengah , Satgas Penanggulangan Bencana Kodim 0106/Aceh Tengah memimpin kegiatan gotong royong pemasangan pipa air bersih di Dusun Ulun Bayur, Desa Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu melibatkan 10 personel Yon TP 854/DK di bawah pimpinan Serda Kiki Ginting serta dibantu masyarakat setempat. Sebanyak 550 meter selang air bersih dipasang untuk mengalirkan air ke permukiman warga.

Sebelumnya, warga di dua dusun yakni Ulun Bayur dan Nasuh mengalami krisis air bersih pasca bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi pada penghujung November lalu. Infrastruktur pipa air yang ada belum menjangkau permukiman, sehingga kebutuhan air sehari-hari warga terganggu.

Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana Kodim 0106/Aceh Tengah, Serka Muhammad Tuah Hasibuan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keluhan masyarakat terkait kekurangan air bersih.

“Ini tindak lanjut dari keluhan warga beberapa waktu lalu. Kita bersama-sama berupaya agar kebutuhan air bersih bisa segera terpenuhi,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Proses pemasangan pipa turut didukung relawan Hands Foundation yang menyediakan material selang sepanjang 500 meter. Sementara mobilisasi material dari pusat kota menuju Desa Jamat yang masih tergolong terisolir dibantu oleh personel Kodim 0106/Aceh Tengah.

Berkat kolaborasi Satgas Penanggulangan Bencana, relawan, dan masyarakat, pada Kamis sore air bersih akhirnya mulai mengalir ke dua dusun tersebut. Warga pun menyambut gembira mengalirnya air ke rumah-rumah mereka setelah sempat mengalami kesulitan selama beberapa waktu.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara Satgas Penanggulangan Bencana dan masyarakat dalam percepatan pemulihan pascabencana di wilayah dataran tinggi Aceh Tengah.

(Surianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *