RajaBackLink.com

SPBU 24.352.40 Merasa Kebal Hukum Jual BBM Bersubsidi Jenis Solar Kemafia Minyak ( Ke Pelangsir ) Warga Minta Kapolda Lampung Tindak Tegas !!

SPBU 24.352.40 Merasa Kebal Hukum Jual BBM Bersubsidi Jenis Solar Kemafia Minyak ( Ke Pelangsir ) Warga Minta Kapolda Lampung Tindak Tegas !!

Lampung – Jalan Raya Suban Bandar Lampung No.32, Srengsem, Kec. Panjang, Kota Bandar Lampung, Lampung. Pengawas SPBU 24.352.40 ( Ari ) Merasa Kebal Hukum

Dengan Pelangsir Minyak BBM Subsidi Jenis Solar Jenis Mobil Yang digunakan Untuk Pelangsir Mobil Panther dan Truk Sampah Sampai Mengakibatkan Antrian Panjang Di sekitar SPBU.

Kalau bukan karena kerja sama, tidak mungkin pengecor bisa bolak – balik mengisi BBM. Kami masyarakat biasa justru sering tidak kebagian,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Aktivitas pengecoran BBM subsidi jelas bertentangan dengan aturan distribusi BBM yang telah ditetapkan pemerintah dan Pertamina. Selain merugikan negara, praktik tersebut juga mencederai rasa keadilan masyarakat.

Untuk Pelangsir Mobil Panther dan Truk Sampah Sampai Mengakibatkan Antrian Panjang Di sekitar SPBU.

Kalau bukan karena kerja sama, tidak mungkin pengecor bisa bolak – balik mengisi BBM. Kami masyarakat biasa justru sering tidak kebagian,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Aktivitas pengecoran BBM subsidi jelas bertentangan dengan aturan distribusi BBM yang telah ditetapkan pemerintah dan Pertamina. Selain merugikan negara, praktik tersebut juga mencederai rasa keadilan masyarakat.

BBM jenis solar / pertalite subsidi SPBU pengawas sama oknum setempat. 24.352.40 tersebut merasa kebal hukum sampai sekarang tidak tersentuh pihak setempat sudah berjalan lama aktivitas pengecoran solar / pertalite tolong pihak Polda Lampung segera ditindaklanjuti terkait pengecoran tersebut merasa kebal hukum.

Masyarakat berharap pihak Pertamina, BPH Migas, serta aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan penindakan tegas apabila dugaan tersebut terbukti.

Transparansi dan pengawasan ketat dinilai sangat penting agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. ( Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *