PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang melaksanakan
audiensi dengan Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof. Dr. I Nyoman
Pugeg Aryantha, sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia industri dan
akademisi, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di bidang
transportasi serta pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Audiensi yang berlangsung pada
Selasa (6/1) ini merupakan bagian dari silaturahmi dan tatap muka untuk
membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan sumber daya manusia,
khususnya dalam menyiapkan talenta digital yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan
industri transportasi saat ini dan masa depan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua
belah pihak berdiskusi mengenai kurikulum dan kompetensi yang selaras dengan
kebutuhan pasar kerja, terutama pada sektor transportasi perkeretaapian yang
semakin terdigitalisasi. Selain itu, audiensi ini juga menjadi ajang untuk
menjajaki potensi kolaborasi antara KAI dan Itera, seperti pelaksanaan kuliah
tamu, program magang mahasiswa, serta peluang penelitian bersama.
Kepala PT KAI (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa kolaborasi
antara industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menciptakan
sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Seiring transformasi digital
yang terus berlangsung di KAI, termasuk pemanfaatan teknologi dan kecerdasan
buatan, kami memandang sinergi dengan dunia akademisi sebagai langkah strategis
untuk menyiapkan talenta-talenta unggul yang siap menghadapi tantangan industri
transportasi ke depan,” ujar Ramdany.
Ia menambahkan, kerja sama yang
terjalin diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dan civitas
akademika, tetapi juga mendukung inovasi dan peningkatan kinerja operasional
KAI secara berkelanjutan.
Melalui audiensi ini, PT KAI
Divre IV Tanjungkarang dan Institut Teknologi Sumatera berkomitmen untuk terus
membuka ruang komunikasi dan kolaborasi, guna mendorong pengembangan ilmu
pengetahuan, teknologi, serta sumber daya manusia yang berdaya saing dan
berorientasi pada kemajuan transportasi nasional.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES


