BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin _ Jambi.memilih cara yang berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.
Bukan dengan pesta kembang api dan hingar bingar hiburan, malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan religius bertajuk Merangin Berzikir di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.
Kegiatan yang dipadati oleh warga ini merupakan bagian dari empati terhadap korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafid, unsur Forkopimda, serta pejabat di lingkungan Pemkab Merangin.
Selain Zikir Akbar, Pemkab Merangin juga menyerahkan Bonus MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi dengan total Rp 160 juta. Bonus itu diberikan kepada 11 orang, terdiri dari 8 peserta peraih medali di tingkat Provinsi Jambi dan 3 orang pelatih.
Ada pula bantuan 50 paket sembako dari Baznas disalurkan untuk kaum jompo dan fakir miskin serta santunan untuk anak yatim dan yatim piatu.
Pemkab Merangin juga menyalurkan Beasiswa Mahasiswa yang terbagi dalam dua Zona. Zona 1 di wilayah tetangga (Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, Kerinci) menerima masing-masing Rp 3 juta untuk 129 mahasiswa.
Sementara di Zona 2 yang mencakup wilayah Kota Jambi, Jogja, dan lainnya diluar provinsi Jambi menerima masing-masing Rp 5 juta untuk 66 mahasiswa.
Dalam sambutannya, Bupati Merangin M. Syukur mengajak masyarakat untuk merenung dan menahan diri dari hura-hura. Ia mengimbau warga agar tidak menyalakan kembang api dan lebih bijak dalam menggunakan uang.
“Lebih baik uangnya disimpan untuk dikumpulkan dan diberikan kepada saudara-saudara kita yang hidupnya sedang susah. Kita perlu berempati terhadap saudara se-tanah air di Sumbar, Aceh, dan Sumut yang saat ini bahkan mungkin belum bisa menempati rumahnya karena bencana,” ujar Bupati Syukur.
Bupati juga memberikan pesan khusus terkait penggunaan media sosial. Ia meminta masyarakat untuk tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform seperti TikTok dan YouTube.
“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebih-lebihan. Jangan pamer di media sosial demi kesederhanaan. Mari kita berdoa agar Indonesia selalu dalam keadaan aman, damai, dan dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.
Suasana khidmat menyelimuti masjid saat Ustad Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memperbanyak syukur dan doa bagi keselamatan Kabupaten Merangin dan bangsa di tahun yang baru 2026. (Kominfo)
Hbl














