RajaBackLink.com

Negara Rugi Rokok Ilegal Jalan Mulus di Batam, Zaky Kepala Bea Cukai Batam Dipertanyakan: Takut, Lalai, atau Membiarkan ?

Rokok Ilegal Jalan Terus, Mafia Tak Pernah Jatuh Kepala Bea Cukai Batam Zaky Dalam Sorotan Nasional

Dinastinews.com|Batam Peredaran rokok ilegal di Batam terus berlangsung tanpa henti. Penindakan ada, rilis media rutin, sitaan dipamerkan. Namun satu hal mencolok tak pernah berubah: tak satu pun mafia besar rokok ilegal pernah ditangkap. Minggu (21 Desember 2025).

Yang diamankan selalu kelas bawah-kurir, sopir, buruh angkut. Sementara pengendali utama, pemodal, dan pengatur jalur distribusi menghilang dari seluruh narasi penegakan hukum Bea Cukai Batam.

Publik mulai membaca pola.
Dan pola itu mengarah pada satu pertanyaan krusial: di mana peran dan keberanian Kepala Bea Cukai Batam ?

Rokok ilegal bukan kejahatan spontan. Ia terorganisir, bernilai besar, dan mustahil berjalan tanpa jaringan kuat. Jalurnya berulang, volumenya stabil, dan risikonya tampak terkendali.

Ini menandakan satu hal: pelaku merasa aman. Keamanan bagi mafia tidak datang begitu saja. Ia lahir ketika penegakan hukum: berhenti di level barang, tidak menyentuh aliran dana,
tidak mengembangkan perkara ke TPPU, dan tidak pernah mengungkap aktor kunci ke publik.

Selama bertahun-tahun, publik tidak pernah mendengar satu pun nama besar mafia rokok ilegal yang diborgol oleh Bea Cukai Batam. Fakta ini berdiri telanjang.

Maka wajar jika muncul dugaan publik: apakah Bea Cukai Batam hanya mampu bekerja secara administratif, tapi gagal secara strategis ?

Atau lebih jauh lagi: apakah ada ketakutan untuk menyentuh aktor besar yang “terlalu kuat” untuk diganggu ?

Jika Kepala Bea Cukai Batam benar-benar serius, ukurannya bukan jumlah dus sitaan, melainkan: siapa pengendalinya, dari mana uangnya,
ke mana distribusinya, dan mengapa mereka selalu lolos.

Hingga hari ini, semua itu gelap.
Situasi ini menempatkan Kepala Bea Cukai Batam dalam sorotan serius. Sebab dalam penegakan hukum, pembiaran yang berulang tak lagi bisa disebut kebetulan. Ia berubah menjadi pertanyaan akuntabilitas.

Negara dirugikan. Industri legal tercekik. Publik kehilangan kepercayaan. Sementara mafia rokok ilegal tetap hidup, bekerja, dan tersenyum. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka sejarah akan mencatat:

masalahnya bukan pada rokok ilegal yang cerdas, melainkan pada aparat yang terlalu jinak. Dan pertanyaan itu kini resmi mengarah ke satu meja: Zaky Kepala Bea Cukai Batam-berani bongkar mafianya, atau nyaman dengan polanya ?

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *