DNC. Penyerahan Remisi umum dan remisi dasawarsa bagi narapidana dan pengurangan masa pidana umum dan pengurangan masa pidana dasawarsa bagi anak binaan Lapas II B Sarolangun di hadiri Bupati Hurmin. SE serta Wakil Bupati Gery Trisatwika. SE. (16/8/25).
Pada kegiatan ini hadir Unsur Forkopimda diantaranya Kapolres Sarolangun AKBP. Wendi Oktariansyah. S.IK., MH. Dandim 420/Sarko. Letkol. Inf. Suyono.S.sos diwakili PABUNG 0420/Sarko Mayor. CHK Dedi Afrizal. SH.MH. Kajari Roly Manampiring. SH.MH., Ketua DPRD Ahmad Jani serta Kalaps Reza Yudhistira Kurniawan.
Setelah melaksanakan Rangkaian agenda kegiatan di awali Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya Maka hal yang sangat di tunggu tunggu bagi Narapidana berupa ” Pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Pemberian Remisi “.
Cukup menarik dan unik pada kesempatan melepas sahabat sepenanggungan di Lembaga Permasyarakatan maka dengan kompak di suguhkan Penampilan seni kompangan dari Warga Binaan Lapas Sarolangun.
Pada sambutannya Kalapas Sarolangun pertama Tama ucapkan “Selamat datang Bupati yang kita cintai, selamat datang juga Wabub, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres serta seluruh tamu undangan,”
“Saat ini lapas kelas IIB B telah over kapasitas, kami memahami sekali apa yang terjadi, namun kami tetap aktif memberikan binaan kepada warga binaan,”
“Program warga binaan rutin yakni pengajian bekerjasama dengan Kemenag, Ponpes serta untuk Nasrani juga di sediakan pencerahan dari pihak Gereja. Disamping itu perpustakaan dan pelatihan bersama dinas transmigrasi ketenagakerjaan, agar setelah bebs nanti warga binaan bisa menapak hidup lebih baik.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa selalu bersinergi dalam menciptakan pembinaan yang memperkuat komitmen dalam membangun bangsa,” ujar kalapas.
Setelah itu, bergilir pada pembacaan Sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan langsungkan dengan tegas dan teliti oleh Bupati Sarolangun.
“Pada momen istimewa ini juga di berikan remisi dan pengurangan kurungan istimewa,”
“Melalui asta cita mengambarkan cita cita bersama dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas,”
“80 Tahun silam pendiri bangsa berhasil menyatukan keberagaman demi meraih satu tujuan mulia Indonesia Merdeka.
“Di tengah keberagaman, pondasi persatuan harus di nomor satukan oleh rakyat Indonesia,”
“Perayaan hari kemerdekaan di maknai dengan kebersamaan tentunya menjadi milik seluruh masyarakat tidak terkecuali kepada anak warga binaan yang telah menunjukan dedikasi kedisiplinan dan ketekunan selama di Lapas.
Hbl












