Bangko-Wabup Merangin H A Khafidh memimpin rapat koordinasi (Rakor) pemberantasan Penyakit masyarakat (Pekat), di Ruang Rapat Kantor Bupati Merangin, Selasa (10/6).
Rakor tersebut diikuti, Asisten I Setda Merangin yang juga Plt Kasat Pol PP Merangin M Sayuti, Kadis Parpora Sukoso, Kadis Perindag Dadang, Gunawan perwakilan dari Dandim 0420/Sarko, Camat Bangko Ny Anggie, Lurah Dusun Bangko Ny Dinda.
Hadir juga, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merangin H Joni Musa, Ketua PC Nahdatul Ulama (NU) Merangin Buya Hadrami, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Merangin Azrai, Darjono, mewakili PSHT dan Rudi mewakili Pejuang Subuh Merangin.
Pada rakor yang berlangsung serius itu, wabup minta dilakukan full data, tentang keberadaan kafe remang-remang di beberapa kecamatan dalam Merangin, tempat portitusi berkedok hiburan malam karaoke, panti pijat, salon dan berbagai kedok lainnya.
‘’Saya bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, pernah menyelusuri keberadaan kafe remang-remang di kawasan jalur dua GOR Simpang Tengkorak sampai ke Talangkawo. Kondisi kawasan itu kalau malam ramai sekali,’’ujar Wabup.
Di kawasan itu banyak wanita penghibur yang sengaja didatangkan dari luar daerah, karena jalan itu terkesan buntu dan susah dilalui, sehingga dianggap pengelola kafe remang-remang tersebut sangat aman.
Selain itu wabup juga minta ful data keberadaan hiburan malam karaoke, panti pijat dan salon di sepanjang jalur tiga Kota Bangko. Diduga tempat tersebut, sebagian juga digunakan sebagai tempat portitusi.
‘’Nanti setelah ful data dan memastikan lokasi itu benar tempat portitusi baru kita lakukan razia dalam pemberantasan Pekat. Jika sudah dirazia dan terbukti, bila ada izinnya akan langsung dicabut, karena menyalahi izin yang diberikan,’’terang Wabup.
Sedangkan kafe remang-remang dan tepat-tempat yang tidak ada izinnya bila pada razia itu terbukti menjajakan wanita penghibur, akan langsung dibubarkan. Setelah dibubarkan nanti akan rutin dilakukan patroli di tempat-tempat rawan tersebut.(/kominfo)
Berita Terkait
*Polres Sarolangun Gelar Upacara Pemberian Penghargaan Kepada Personil Yang Berhasil Ungkap Kasus Ganja 40Kg.* Kepolisian Resor (Polres) Sarolangun menggelar upacara pemberian penghargaan serta penyerahan tanda kehormatan kepada personel berprestasi di halaman Mapolres Sarolangun, Rabu (29/01/26) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH., jajaran Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Perwira, Bintara, dan ASN Polres Sarolangun. Dalam amanatnya, Kapolres Sarolangun menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kinerja melampaui tugas pokok dan fungsi yang diemban. “Penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, menjadi teladan, serta memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan kerja berkolaborasi, solidaritas, dan gotong royong untuk mengatasi tantangan serta mencapai tujuan bersama “Bersama Kita Bisa ,” kata AKBP Wendi . Selain penghargaan prestasi, Kapolres juga menyerahkan Piagam Penghargaan sebagai bentuk penghormatan negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi luar biasa yang melebihi panggilan tugas. Sebanyak 10 personel menerima penghargaan atas prestasi khusus. Adapun prestasi yang mendapatkan apresiasi di antaranya personel Satres Narkoba, KBO Narkoba Iptu F. Aritonang, Aiptu HS. Perangin Angin, Aiptu Zulkarnain, Brigpol Ari Anggara, Briptu Yongki, Bripda Husin dan Personil Propam Aiptu Fry Bob Sihombing, Aipda Wahyudi AR. Bripka Leonardo Tamba dan Brigpol Awaludin Lubis. Menutup rangkaian upacara, Kapolres Sarolangun menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta moralitas sebagai anggota Polri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Mari terus menjaga soliditas, meningkatkan sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Kabupaten Sarolangun,” ujarnya. Upacara ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Kapolres Sarolangun yang diikuti seluruh peserta upacara kepada para penerima penghargaan sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan bersama.
Post Views: 50